Makanan, Minuman dan Jajanan Khas Betawi

By
Gambaran kehidupan masyarakat betawi sering muncul di berbagai televisi nasional yang menayangkan program drama dengan genre budaya betawi. program televisi ini turut memperkenalkan adat istiadat betawi ke seluruh rakyat indonesia di nusantara. kemudian agar kita dapat lebih memahami gaya hidupnya ada baiknya kita juga mengenal ragam masakan, minuman dan jajanan khas betawi ini. Berikut makanan, minuman dan jajanan khas betawi.

Makanan
1.    Ketupat Bebanci
  • Sesuai dengan namanya “ketupat” masakan ini mempunyai unsur utama ketupat, ketupat tersebut kita nikmati bersama dengan kuah santan yang berisi daging sapi yang dimasak dengan aneka bumbu seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai dan rempah-rempah.
2.    Laksa
  • Didaerah diluar Betawi juga banyak ditemukan laksa, tetapi laksa Betawi memiliki rasa yang khas.

3.    Nasi Berkat
  • Nasi berkat biasanya dihidangkan pada acara syukuran, tahlilan, maulid dan acara perayaan lainnya. Nasi berkat biasanya dibungkus dengan daun jati atau daun teratai. Dalam bungkusan tersebut terdapat nasi, semur, pesmol bandeng, gulai buncis, serundeng dan perkedel.
4.    Nasi Uduk
Nasi Uduk Komplit - Makanan Tradisional Khas Betawi
  • Orang Betawi biasanya menikmati nasi uduk saat sarapan pagi. Nasi uduk Betawi dimasak menggunakan daun salam, serai, santan, dan garam. Sehingga rasanya menjadi gurih dan enak. Orang Betawi biasanya menyajikan nasi uduk dengan dilengkapi taburan bawang merah goreng, irisan telor dadar dan cabai merah, kering tempe atau oseng dan sabel kacang. Rasa nasi uduk Betawi akan terasa lebih lezat lagi bila ditambah dengan daging ayam goreng bumbu kuning.

5.    Pindang Bandeng
  • Biasanya dinikmati saat sarapan di tambah nasi, dimasak sore hari sebelumnya. Pindang bandeng yang sudah masak dibiarkan dalam panci, baru esok hari pindang bandeng tersebut dipanasi dan dihidangkan dengan nasi uduk sarapan pagi.
6.    Sayur Pucung
  • Dalam sayur pucung ikan yang digunakan adalah ikan gabus yang dimasak dengan menggunakan bumbu kluwak (orang Betawi menyebutnya pucung) yaitu sejenis rempah yang dihasilkan dari pohon kepayang. Warna sayur pucung ini didominasi warna kehitaman akibat campuran dengan bahan kluwak/pucung. Ikan gabus yang di gunakan dipotong-potong menjadi beberapa bagian seperti kepala, badan, dan ekor. Lalu potongan ikan gabus tersebut digoreng selanjutnya di uleg dengan bumbu yang yaitu kemiri, ketumbar, bawang merah, bawang putih, cabai merah, kluwak, kunyit, cuka, gula, terasi goreng dan daun salam. Setelah semua bumbu diuleg, bumbu tersebut ditumis. Ikan yang telah digoreng dan bumbu dimasukkan dalam panci, tambahkan potongan kecil wortel, lalu rebus di air mendidih sampai matang.
7.    Nasi Ulam
  • Nasi ulam terkenal dengan rasa nasinya yang nikmat dan kaya rasa. Rasa nikmat ini diperoleh dari cara memasak nasinya yang menggunakan campuran bahan beras dengan bumbu rempah seperti batang serai, daun salam, lengkuas dan garam. paduan beras dan bahan rempah ini di kukus bersama hingga nasi matang.
    Pada masakkan Betawi, nasi ulam akan disajikan dengan taburan serundeng, sambal terasi, bumbu urap, daun kemangi,ikan teri dan emping. Sebagai pendampingnya nasi ulam disantap bersama lauk seperti tahu tempe goreng, dendeng, perkedel, dan telur dadar.
8.    Cerancam atau Cempeding
  • Cerancam atau Cempeding ini bahan-bahan yang digunakan hampir sama dengan urap, yaitu kacang panjang, taoge, mentimun, daun kemangi dan kol atau kubis. Bedanya dengan urap semua bahan Cerancam tidak disajikan dalam bentuk matang tetapi dalam keadaan mentah. Semua bahan-bahan tersebut dicuci terlebih dahulu kemudian dipotong-potong dan selanjutnya diberi bumbu.
9.    Ikan Cingcuan
  • Pengaruh dari budaya Cina daratan. Jenis ikan yang dimasak adalah ikan ekor kuning atau ikan pisang-pisang yang kemudian dimasak dengan bumbu tauco.
10.    Bubur Sae
  • Bubur sae adalah semur yang bentuknya encer. Bubur nasi disantap dengan semur daging yang ditambah dengan kentang kelengkapan lainnya adalah kacang kedelai dan bawang goreng.


11.    Kerak Telor – Egg Crepe
Kerak Telor - Jajanan Tradisional Khas Betawi
  • Kerak telor dibuat dari beras ketan di kerak aron (setengah matang) dicampur dengan telur (biasanya telur ayam atau bebek) dan bumbu-bumbu seperti ebi udang, jahe, garam, kencur, merica, irisan cabai dan parutan kelapa. Semua bahan di campur kemudian dimasak hingga matang di dalam wajan. Ketika kerak telur mendekati matang, wajan tempat memasak kerak telur dibalikkan agar bagian atas kerak telor langsung terkena panasnya arang dari Anglo hingga sedikit gosong. Setelah matang kerak telor disajikan dengan taburan serundeng dan bawang goreng. 
12.    Soto Betawi
  • Soto Betawi berkuah santan kental diolah menggunakan minyak sayur dan kaldu daging sapi. Pada Soto Betawi juga terdapat irisan daging sapi, paru dan jeroan yang sudah direbus dengan lengkuas, sereh, salam dan garam. Sebagai pendamping disajikan dengan emping melinjo dan kerupuk sambal, serta disiram air lemon untuk memberi rasa segar. Nasi disediakan terpisah dan ditaburi bawang goreng.
13.    Gado- gado (Salad versi Indonesia) dan Ketoprak
  • Bahan untuk membuat gado-gado terdiri dari rebusan bayam, kacang panjang, kol, tauge, irisan mentimun, kangkung, tahu goreng, tempe goreng, telur rebus. Semua itu di aduk dengan saus bumbu kacang yang sudah di ulen dengan gula merah, cabai, terasi, bawang putih, dan garam. Untuk menambah lezatnya gado- bisa ditambahkan jeruk nipis.
  • Bahan dan rasa ketoprak hampir sama dengan gado-gado. Bahan ketoprak ialah tahu goreng, ketupat, tauge, mihun yang dicampur dengan ulan bumbu kacang, garam, cabai dan bawang putih.
14.    Roti Buaya
  • Roti ini biasanya ada dalam pesta acara Betawi khususnya dalam prosesi lamaran. Roti ini di panggang dengan cara biasa kemudian dibuat dalam bentuk buaya, roti diisi dengan coklat atau keju. Roti buaya ini melambangkan kesetiaan abadi untuk mitra dan kerabat, dan sebagai simbol kesabaran karena buaya dikenal sangat berhati-hati dan sabar dalam mengintai mangsanya.
15.    Kue Rangi
Kue Rangi - Jajanan Tradisional Khas Betawi
  • Kue rangi merupakan kue tradisional betawi yang masih mudah ditemui di pasar, atau tempat umum lainnya di jakarta. Bentuk kue ini mirip kue pancong ataupun kue bandros namun ukuran kue rangi ini lebih kecil. Teksturnya agak kenyal yang di dapat dari adonan tepung sagu, garam dan parutan kelapa yang di panggang di atas cetakan kue hinga kulitnya berwarna kuning keemasan dan beraroma wangi kelapa. Kue rangi kemudian disajikan dengan dilumuri saus gula merah yang lezat. Bahan untuk membuat saus gula merahnya terdiri dari campuran tepung sagu, gula merah, daun pandan, air dan potongan buah nangka atau nanas.

    Kue rangi rasanya manis, gurih dan lebih baik di di makan selagi panas karena jika sudah dingin kue akan menjadi keras. Kue ini lebih baik di konsumsi pada hari yang sama karena kue tidak bertahan lama dan mudah basi jika di simpan lebih dari satu hari.

16.    Kue Lupis
Kue Lupis Betawi

  • Kue lupis betawi masih saya temukan di daerah pondok gede - jakarta timur. Pada pagi hari, biasanya warung yang berjualan nasi uduk betawi juga menjual kue lupis. Kue khas betawi ini terbuat dari beras ketan putih yang di kukus. Pada bagian luar potongan kue lupis biasanya ditaburkan parutan kelapa yang sudah di kukus. Kue lupis di santap dengan siraman kuah manis yang terbuat dari gula merah (aren) cair. Kombinasi ini memberikan sensasi rasa manis, legit, renyah dan gurih yang nikmat. Kue ini cukup mengenyangkan, biasanya 2 sampai 3 potong kue lupis cukup untuk sumber energi di pagi hari. 
  • Kue lupis biasa dijual satuan dalam bentuk bulat silinder. Satu irisan kue lupis dijual antara Rp 2.500 sampai Rp 3.000 per potong. Kue jajanan pasar ini sangat pas di santap saat sarapan pagi atau saat bersantai ditemani oleh secangkir teh atau kopi.

Minuman
1.    Bir Pletok
  • Walaupun sebutannya bir, namun minuman ini tidak mengandung alkohol. Minuman ini terbuat dari rempah – rempah. Cara pembuatannya Jahe dicampur dengan gula, daun pandan, serai, merica, pala, kayu manis, sari bunga selasih,akar-akaran dan air. Semua bahan tersebut dibersihkan dan di rebus hingga harum. Untuk mendapatkan rasa yang lezat, jahe yang digunakan adalah jahe gajah yang sudah tua. Sementara itu supaya warnanya merah, digunakan kulit kayu secang. Penggunaan kulit kayu secang tidak merubah rasa. Jahe merah dapat juga digunakan namun rasa minuman akan bertambah pedas. Gula yang digunakan adalah gula putih.
2.    Es Selendang Mayang
Es Selendang Mayang - Jajanan Tradisional Khas Betawi
  • Di hari – hari biasa jajanan tradisional khas betawi ini sekarang sudah sulit di temukan terkecuali di lokasi acara kesenian betawi atau di daerah tujuan wisata jakarta seperti di sekitar komplek museum fatahillah ataupun situ babakan. Di waktu kecil saya sering menjumpai jajanan ini karena penjualnya sering keliling di wilayah kami atau pun mangkal di tempat anak – anak kumpul bermain. Rasa es ini manis, kenyal dan segar, sungguh nikmat di minum saat hari panas atau setelah beraktifitas. bentuk adonan nya sangat khas, yaitu adonan kenyal dari tepung beras dan tepung hunkue beserta bumbu lainnya disajikan dengan santan, gula aren dan serutan es batu. Warna adonan dulunya hanya merah dan putih tetapi sekarang lebih sering kombinasi warna merah putih dan hijau. Kombinasi warna inilah yang membentuk penamaan es ini selendang mayang. Yaitu di jaman dahulu warna – warna cerah dari adonan ini di sebut sebagai selendang karena berbentuk seperti warna selendang dan teksturnya disebut mayang yang artinya kenyal ataupun manis. Uniknya lagi dahulu untuk memotongnya digunakan sebilah bambu khusus sampai adonan kue selendang mayang yang di tempatkan di atas loyang jawa atau tampah terpotong rapi berbentuk kotak memanjang dan siap disajikan.

3.    Es Doger
  • Es doger ini relatif lebih terkenal dibandingkan minuman khas betawi lainnya. Keberadaannya lebih mudah ditemui mulai dari jajanan di sekitar lingkungan kita hingga disajikan sebagai hidangan pada pesta pernikahan, perayaan atau gathering lainnya. Es nya sendiri berwarna kemerahan (merah muda) bercampur dengan irisan kelapa muda dll dan di sajikan dengan tape singkong, ketan hitam, pacar cina dan alpukat. Rasanya maknyus dan menyegarkan. Pokoknya di setiap acara es doger ini menjadi minuman favorit.
4.    Es Kolang Kaling
  • Minuman ini biasanya banyak di sajikan di bulan puasa. Bahan dasarnya adalah kolang kaling atau dalam bahasa betawi disebut buah atep. Warna asli buah atep ini adalah bening kemudian divariasikan warnanya dengan tambahan pewarna makanan (merah atau hijau).

Demikian lah makanan dan minuman khas betawi semoga menambah wawasan kita mengenai kekayaan kuliner nusantara.

Baca juga :
Teater betawi- Ondel-ondel 
Budaya betawi - Istilah kekerabatan 

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.